Cara Mengonversi Teks Menjadi Tabel di Ms Word 4

Cara Mengonversi Teks Menjadi Tabel di Ms Word

Apabila Anda mempunyai teks yang ingin Anda ubah susunannya menjadi tabel, hal itu dapat Anda lakukan dengan mudah.

Syaratnya, Anda harus memberikan tanda seperti koma atau tabs pada teks yang nantinya akan dijadikan sebagai pemisah antar kolom.

Sedangkan untuk membuat jumlah baris Anda harus memberikan paragrafnya.

1. Berikut adalah contoh teks yang sudah diberi tanda pemisah koma dan diatur paragrafnya.

    Cara Mengonversi Teks Menjadi Tabel di Ms Word

    2. Seleksi seluruh teks tersebut.

    3. Aktifkan tab Insert. Pada grup Tables, pilih Table → Convert Text to Table.

    Cara Mengonversi Teks Menjadi Tabel di Ms Word 2

      Secara otomatis parameter pada kotak dialog Convert Text to Table yang muncul sudah sesuai dengan setingan Anda sebelumnya.

      4. Karena Contoh diatas menggunakan pemisah koma “,”, silahkan pilih Others dan isi dengan tanda “,” (koma).

      Convert teks ke tabel

      5. Jika Anda tidak ingin melakukan perubahan lagi, klik OK. Hasilnya akan terlihat seperti gambar thumbnail artikel ini.

        Agar teks di Microsoft Word bisa dikonversi menjadi tabel, ada beberapa kondisi atau aturan penting yang harus dipenuhi. Berikut penjelasannya:

        1. Teks Harus Terstruktur dengan Pemisah Antar Kolom

        • Teks yang akan dikonversi harus memiliki tanda pemisah (delimiter) untuk membedakan antar kolom.
          Pemisah yang umum digunakan antara lain:
        • Koma (,)
        • Tab (→ biasanya dengan tombol Tab di keyboard)
        • Titik koma (;)
        • Tanda lain (bisa Anda tentukan saat konversi, misalnya spasi atau garis vertikal “|”)

        Contoh:

        Nama, Umur, Kota
        Andi, 25, Bandung
        Sinta, 27, Surabaya
        Budi, 23, Jakarta

        Setelah dikonversi → akan menjadi tabel dengan 3 kolom: Nama | Umur | Kota

        2. Setiap Baris Menunjukkan Satu Record / Data

          Untuk membentuk baris tabel, setiap data (record) harus ditulis di baris baru (Enter).

          Contoh:

          Senin, Selasa, Rabu
          Satu, Dua, Tiga
          Merah, Kuning, Hijau

          Setelah dikonversi → akan menjadi tabel dengan 3 baris dan 3 kolom.

          3. Tidak Ada Pemisah yang Tidak Konsisten

            Pastikan jumlah pemisah di setiap baris sama banyak.
            Misalnya, jika ada 2 koma di baris pertama (3 kolom), maka baris-baris lainnya juga harus memiliki 2 koma agar tabel rapi.

            Contoh yang salah:

            Nama, Umur, Kota
            Andi, 25
            Sinta, 27, Surabaya

            → Hasil tabel akan berantakan karena jumlah kolom tidak sama.

            4. Hindari Spasi Berlebih atau Baris Kosong

              Spasi tambahan atau baris kosong dapat menyebabkan kolom kosong atau baris tambahan di tabel hasil konversi.

              Tinggalkan Balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *